Bismillahirrahmanirrahim
Hari ini begitu melelahkan seperti hari biasanya namanya
juga santri pondokan yang setiap hari aktivitasnya kurang lebih sama dalam
perputaran sehari semalam selama 24 jam.Aku merebahkan badanku di dikasur yang empuk kalau bisa dibilang baru karena tadi barusan pindah asrama,begitu nyaman ditambah setelah beraktivitas yang melelahkan bertambahlah kenikmatan itu..
Aktivitas sehari hari anak pondokan yang paling utama adalah
belajar adab dan menuntut ilmu,istirahat 4M + 1T (makan,minum,mandi,main,tidur).aktivitas
itu selalu dikerjakan dalam sehari semalam.Dipondok juga selalu dididik untuk
shalat selalu berjama’ah,belajar untuk antri,dan belajar untuk peduli dengan sesama
(kebersamaan) .Banyak orang mengatakan bahwa anak pondok itu ketinggalan
zaman,padahal bukan ketinggalan zaman akan tetapi orang yang mengatakan itu
tidak tahu bahwasanya anak pondok selalu mengikuti perkembangan bahkan
teknologi.
Anak pondok itu sudah dipersiapkan menjadi sesosok suri
taudalan bagi masyarakat yang bisa mencerahkan permasalahan yang dialami
nya.jadi dalam proses menuntut ilmu seharusnya sang santri serius dalam
belajarnya sehingga hasilnya kelak akan memuaskan,hasil itu tidak dirasakan
sekarang akan tetapi jika sudah terjun dimasyarakat hasil itu begitu dirasakan.
Aku terbangun dari lamunanku mungkin karena terlalu lelah
tapi iniah resiko seorang penuntut ilmu,ia harus mengorbakan segala tenaga dan
upaya untuk menguasai ilmu itu meski dalam hadits kira kira seperti ini’’
serius apapun kamu dalam menuntut ilmu,engkau tidak akan pernah dapat
menguasainya secar menyeluruh)’’ nah apalagi mereka yang tidak serius dalam
menuntut ilmu,mungkin hanya secuil ia dapat ataupun tidak ada sama sekali.
Dalam lamunanku’’begitu jauhnya diriku dari kampung halaman
jika aku hanya bermain tanpa berbuat sesuatu,aku begitu rugi,aku akan begitu
menyesal terlebih lagi suatu saat aku akan menangis mengingat pengorbanan kedua
orang tuaku yang membiayai pendidikanku karena mereka ingin melihat kesuksesan
ku’’
Aku pun terbangun dari lamunanku,aku pun berkata dalam
hatiku’’aku berjanji aku akan serius dan berusaha dengan sekuat tenaga dalam
memperoleh ilmu dari ustadz serta mengamalkannya demi mengharapkan ridho-Nya’’.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar