Rabu, 27 Juli 2016

Kisah kali ini,Ma'had 'Aly As'adiyah,Tempatnya Pengkaderan Ulama



Pada tahun ini ada yang sedikit berbeda dengan tahun sebelum sebelumnya di Ma'had 'Aly As'adiyah Sengkang Sulawesi Selatan hal itu disebabkan telah terakreditasi Ma'had 'Aly setara dengan perguruan tinggi lainnya.




Menurut Menag, Mahad Aly adalah perguruan tinggi keagamaan Islam yang menyelenggarakan pendidikan akademik dalam bidang penguasaan ilmu agama Islam (tafaqquh fiddin) berbasis kitab kuning yang diselenggarakan oleh pondok pesantren. Kitab kuning yang dimaksud adalah kitab keislaman berbahasa Arab yang menjadi rujukan tradisi keilmuan Islam di pesantren. Adapun tujuan Mahad Aly adalah menciptakan lulusan yang ahli dalam bidang ilmu agama Islam (mutafaqqih fiddin), dan mengembangkan ilmu agama Islam berbasis kitab kuning.

“Mahad Aly adalah wujud pelembagaan sistemik tradisi intelektual pesantren tingkat tinggi yang keberadaannya melekat pada pendidikan pesantren. Secara kelembagaan, posisi Mahad Aly adalah jenjang Pendidikan Tinggi Keagamaan pada jalur Pendidikan Diniyah Formal,” tegas Menag.
 Ma’had Aly As'adiyah, Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang (Sulsel), dengan program takhasus “Tafsir dan Ilmu Tafsir” (Tafsir wa Ulumuhu);

Sedikit mengenai ma'had 'Ali As'adiyah sengkang


halaqah ba'da magrib
Menurut Gurutta.Drs KH.Idman salewe M.TH.i"cikal bakal lahirnya ma'had 'Aly itu dari Hay-atul Takaful ,yang santrinya terkumpul dari 4 daerah sengkang,soppeng,bone dan pare pare serta tempatnya belajarnya di sengkang jika selesai dipindahkan ke soppeng. dan ini pada masa AG.Yunus Maratang.''ungkapnya disela sela mengajarnya di ma'had Aly sengkang.

Ma'had 'Aly ini adalah perguruan tinggi yang berbasis pondok pesantren dan satu satunya di Indonesia timur.

Ma'had 'Aly As'adiyah mempunyai ciri khas yang berbeda dengan ma'had 'Aly lainnya,yang membedakannya adalah setiap ba'da shubuh dan magrib di mesjid Raya sengkang adanya halaqah mengaji kitab atau yang lebih dikenal dikalangan orang bugis yaitu mengaji tudang(duduk) dengan menggunakan bahasa bugis,kitab yang biasa dipakai diantaranya adalah kitab tafsir jalalain,mauizhotul mukminin,riyadhus sholihin,syahrul hikam,fathul mu'in,shohih bukhori,sunan abi dawud,irsyadul ibad,dan muhazzab.
Mahasantri belajar selama 4 tahun dibagi dalam 8 semester jika setelah selesai diharuskan (wajib) untuk mengabdi selama 2 tahun ditempat yang telah ditentukan.
banyak permintaan dari berbagai daerah meminta mahasantri yang telah selesai untuk mengajar didaerahnya selama pengabdian,permintaan tersebut bahkan ada yang dari kalimantan timur,balikpapan dan kalimantan utara,sungai nyamuk atau yang lebih jauh lagi papua wow amazing subhannalah.
munurut Gurutta idman salah satu pengajar ma'had Aly''terkadang permintaan sangat banyak terkadang tidak dapat dipenuhi semua permintaan karena terbatasnya mahasantri''ungkapnya

Adapun tenaga pengajarnya diantaranya:
AG.Prof.DR.KH.MUH RAFI’I YUNUS MARTAN MA (Mudir Ma'had 'Aly)
AG.Drs.KH.MUH.SYUAEB NAWANG
G.KH.KM.MUHYIDDIN  THAHIR M.TH.i
G.Drs.KH.IDMAN SALEWE M.TH.i
G.KM.NURDIN MARATANG S.AG
G.KM.AHMAD AGUS S.PD.i
G.Drs.KM SUYUTHI GAFFAR M.PD.i
G.Drs.ANDI AEDAH LATHIF S.PD.i
G.Dr.MUHAMMAD ZUHRI ABU NAWAS BINTANG LC.
G.KM.ABD.WARIS S.HI M.Hi
G.KH.MUH.TASLIM LC.
G.AHMAD IMRAN SYUAEB S.PD.i M.PD.i
G.KM.KAMALUDDIN S.PD.i

kemungkinan akan bertambah tenaga pengajarnya setelah terakreditasinya ma'had.


 sekarang pula telah dibangun kampus 4 ma'had 'Aly sengkang,sekarang dalam proses pembangunan dan pada tahun ini juga akan digunakan dalam proses belajar mengajar pada bulan agustus 2016 ,insya Allah.Pada tahun ini penerimaan mahasantri ma'had 'aly sebanyak 50 orang yang lolos ujian tes dan taujihad akan dilaksanakan pada tanggal 1 agustus 2016,insya Allah.
Ma'had Aly As'adiyah Sengkang adalah tempatnya pengkaderan ulama karena sudah dari awal berdirinya As'diyah telah banyak melahirkan ulama ulama yang mumpuni dalam ilmunya dan dengan adanya ma'had ini diharapkan bisa melahirkan ulama ulama yang mencerahkan ummat bukan membingungkan apalagi menyesatkan.AAMIIN YA RABBAL 'ALAMIN





mesjid raya sengkang

Asrama Radar



Asrama NU
ruang belajar asrama Pasar Mini
ruang belajar asrama Radar
ruang belajar asrama NU
mengantar pulang alm.AG.GANI dari asrama Pasar Mini
alfatihah untuk Gurutta GANI

tes ujian masuk ma'had 2016,tes baca kitab Tanwirul Qulub

tes bahasa Arab 

tes membaca Al-Qur'an

tes wawancara

tes baca kitab Tafsir Maraghi

para peserta putra
peserta putri



kampus 4 dalam proses pembangunan

Asrama mahasantri
Asrama mahasantri
asrama mahasantri
asrama mahasantriwati sementara
Ruang belajar


Sehubungan  dengan pembangunan Kampus 4 Ma'had Aly untuk tahap pertama 2 unit Asrama mahasantri putra dan putri yang diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp. 500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah ), maka dimohon keikhlasan bapak/ ibu para dermawan untuk memberikan sumbangan demi pembangunan Asrama tersebut,baik secara langsung maupun melalui Rekening Bank. BRI atas nama: Ma'had Aly Sengkang No. Rek. 0195-01-001500-53-3.
Demikian permohonan kami,atas berkenannya kami ucapkan syukur alhamdulillah dan jazaakumullah khairan katsiran.insya Allah Berkah

sebuah kisah....

Ada sepasang suami istri yang alhamdulillah sangat kaya dan juga shaleh.
Mereka berulangkali berhaji. Setiap tahun juga mereka melakukan umrah. Berapa banyak harta yang mereka habiskan untuk Haji dan Umrah.
Seorang ulama berkata bahwa amal mereka itu bagus dan mendapat pahala. Hanya saja, jika mereka sudah meninggal, tentu mereka tak bisa melakukan Haji dan Umrah lagi. Pahalanya pun berhenti mengalir.
Nah, maukah saya beritahu amal-amal yang pahalanya akan terus mengalir meski bapak ibu sudah meninggal dunia? Ini dia:

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)
Allah memberi ganjaran sekecil apa pun amal yang kita perbuat. Meski hanya sebesar dzarrah atau debu:
“Sesungguhnya Allah tidak menganiaya seseorang walaupun sebesar zarrah, dan jika ada kebajikan sebesar zarrah, niscaya Allah akan melipat gandakannya dan memberikan dari sisi-Nya pahala yang besar” [An Nisaa’ 40]
Setiap kebaikan yang kita lakukan mulai dari kewajiban seperti sholat, puasa, zakat hingga amal yang sunnah insya Allah akan dibalas Allah pahala yang berlipat ganda.
Bahkan ada orang yang karena mampu setiap tahun pergi berhaji atau umrah dengan berharap mendapat pahala yang besar. Sesungguhnya itu baik. Namun sayangnya saat kita meninggal, kita tidak akan mendapat pahala itu lagi. Saat kita mati, terputus amal kita selain 3 amal yang di atas.
Oleh karena itu agar pahala kita terus mengalir meski kita telah tiada, hendaknya kita berusaha mengerjakan 3 amal yang di atas. Bagaimana pun kita tidak tahu berapa banyak dosa atau maksiyat yang telah kita perbuat. Berapa banyak orang yang kita sakiti. Jadi kalau pahalanya pas-pasan, bisa jadi akhirnya kita terjerembab ke neraka jahannam.

Menurut Imam as-Suyuti (911 H) ada 10 amal yang pahalanya terus menerus mengalir, yaitu: 1) ilmu yang bermanfaat, 2) doa anak sholeh, 3) sedekah jariyah (wakaf), 4) menanam pohon kurma atau pohon-pohon yang buahnya bisa dimanfaatkan, 5) mewakafkan buku, kitab atau Al Qur’an, 6) berjuang dan membela tanah air, 7) membuat sumur, 8) membuat irigasi, 9) membangun tempat penginapan bagi para musafir, 10) membangun tempat ibadah dan belajar (sekolah / pondok pesantren dll).
Itu hanya contoh kecil saja. Tentu saja sedekah jariyah tidak terbatas pada hal yang di atas. Segala hal yang bermanfaat yang bisa dinikmati masyarakat umum seperti membangun jalan, jembatan, website atau TV yang bermanfaat insya Allah pahalanya akan terus mengalir kepada kita selama yang kita bangun itu masih memberikan manfaat.
Menanam pohon mangga atau pohon kurma sehingga buahnya bisa dinikmati atau pun pohon yang rindang seperti pohon Beringin sehingga orang bisa berteduh pun bisa mendapatkan pahala.
Membangun masjid pun pahalanya amat besar dan tetap akan mengalir selama masih ada orang yang memakainya untuk beribadah:
Hadits riwayat Usman bin Affan ra: ”Barang siapa yang membangun sebuah masjid karena mengharapkan keridhaan Allah SWT, maka Allah akan membangun untuknya sebuah rumah di surga. (H.R Bukhari dan Muslim)


Baca selengkapnya di: http://media-islam.or.id/2012/01/25/3-amal-yang-pahalanya-tidak-terputus/



Siapa tahu dengan beramal Allah membuatkan kita jalan tol ke surga,jalan bebas hambatan
yuk sedekah,jangan takut miskin
orang berilmu pasti mengerti hal ini.
INNALLAHA MA'ANA 
(sesungguhnya Allah bersama kita)

terima kasih atas perhatiannya
jika ada kesalahan itu datang dari saya diharapkan untuk meluruskannya dan kebenaran hanya milik Allah SWT semata.
kritik dan saran yang baik saya tunggu

syukron katsiiran
wabillahit taufik wassa'adah
wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh :)

Kamis, 21 Juli 2016

kisah kali ini,Festival Anak Sholeh,Boleh Juga


aku ingin berbagi,karena aku percaya dengan berbagi kisah membuat kita hidup selamanya dan aku tahu berbagi kisah itu indah terlebih lagi membawa manfaat kepada sesama.kisah kali ini terjadi pada bulan Ramadhan kemarin ya tahun ini tahun 2016,saat itu aku ditugaskan di desa purwokerto atau lebih dikenal spontan,luwu utara.Disana aku ditugaskan sebagai imam terawih dan itu juga aku baru pertamakali ditugaskan subhanallah pengalaman tak terlupakan serta banyak hikmah kupetik didalam.
lanjut kisah...

bersama kepala desa wonokerto


Setelah kembali dari sengkang dalam rangka menghadiri pemakaman AG.KH.Abd.Gani BA (alfatihah untuk Gurutta) tepatnya pada hari senin aku kembali ke luwu utara.Aktivitas kembali seperti biasanya namun lama lama aku jenuh melihat kondisi Ramadhan yan tidak begitu berbeda dengan hari biasanya yang bedain cuman mengaji dengan toak mesjid,buka puasa bersama,bangunin orang sahur dan i'tikaf dimesjid tterlebih lagi petasan meraja lela dan lain lain dalam benakku aku ingin sesuatu yang berbeda dengan ramadhan kali ini terlebih lagi ini amanah pertama kupegang setidaknya sepeninggalku ada kesan kesan baik yang diterima masyarakat atas kehadiran diriku terlebih lagi aku membawa nama baik pondok pesantrenku As'adiyah serta nama baik kedua orang tuaku,aku tidak ingin mengecewakan mereka serta aku ingin mendapatkan Ridho-Nya Allah SWT.
akhirnya timbul ide membuat acara festival ramadhan aku terinspirasi oleh saudara saudaraku yang keluar tugas biasannya mereka membuat atau mengikuti acara lomba yang diadakan lembaga tertentu.
langkah langkah sehingga terlaksananya acara Festival.
Mendatangi beberapa ustad/tokoh masyarakat atau jama'ah untuk dimintai pendapat jika diadakan Festival dikampung kita,alhamdulillah mendapatkan respon baik dan ba'da jum'at rapat sekaligus pemilihan ketua pelaksana dan yang terpilih menjadi ketua adalah aku padahalnya bukan tapi yang ditunjuk seorang ustad disana akan tetapi ia menunjukku.
Sebenarnya dalam hati kenapa diriku padahal aku hanya sekedar memberi saran tapi aku menerimanya dengan hati yang lapang meski berat lalu aku memberikan penjelasan acara yang akan diadakan yaitu Festival Anak Sholeh dengan tema:Melahirkan Generasi Anak Sholeh Sholehah yang Berprestasi,membentuk panitia serta penentuan lomba lomba yang akan diadakan serta dewan juri,dana yang akan dipakai selama lomba dan kapan lomba diadakan hasil Rabu depan,jadi acara akan diadakan 6 hari kedepan tepat nya hari rabu tanggal 29 juni 2016.
selama itu aku sibuk bersama teman baikku Akbar haeruddin mengurusi persiapan acara perdana ini dengan perhitungan matang meski akhirnya banyak diluar perkiraan.
Akba,sahabat baikku
Adapun tujuan sebenarnya dalam acara ini yang diselenggarakan dengan berbagai lomba terlebih pada bidang agama adalah bukan untuk mencari sang juara atau melihat ini anak yang pintar dan ini anak yang tidak pintar akan tetapi lebih kepada melahirkan bakat bakat yang tersembunyi pada si anak sehingga si orang tua tahu bakat anaknya siapa sangka jika nanti ia akan menjadi seorang yang berprestasi dibakatnya serta mental bagi si anak adapun tujuan terlebih khusus kepada si orang tua dengan acara ini akan tergugah perasaan nya bahwa pentingnya memberikan pemahaman agama sejak dini sehingga setelah dewasa akan lebih mudah diarahkan dibandingkan mereka yang tidak memiliki pemahaman agama yang baik akan terasa lebih susah mengarahkannya.
Alhamdulillah selama penyelenggaraan lomba terdapat banyak yang diluar dugaan atau perkiraan penulis karena sebelumnya kami telah menyiapkan acara ini serapi mungkin akhirnya berubah dengan sekejap ketika lomba dimulai dan tanpa ada masalah yang timbul.Kepala desa pun menghadiri acara ini serta memberikan sambutan yang baik atas terselenggaranya acara ini.
semua acara diadakan dimesjid Jami'atul Mutaqi'in desa wonokerto luwu utara
lomba yang diadakan ada jenis lomba:
1.kencrengan atau qasidah
2.mewarnai tingkat TK,1,2, dan tingkat 3,4,5,6
3.azan
4.shalat berjama'ah
5.membaca Al-Qur'an dengan tartil
6.ceramah
7.cerdas cermat agama





Alhamdulillah poko'e tenang hati setelah lomba usai tepatnya sebelum azan zhuhur berkumandang.
desain lomba mewarnai





pembagian hadiah dialaksanakan ketika malam takbiran itupun diluar perencanaan,acara yang
 sebenarnya sederhana aja yang akan dihadiri para peserta dan panitia berubah menjadi subhanallah dihadiri para peserta takbiran dengan memakai traktor hias serta dompengnya dan mobil serta masyarakat dihalaman mesjid.
Adapun efek lomba Festival ini ternyata tak disangka sangka masyarakat menyambut positif acara ini ada yang terharu anaknya ikut lomba (cerita ini sudah ditulis sebelumnya) serta ada yang menangis tidak kebagian hadiah karena tidak dapat juara (usulan dari masyarakat supaya tahun depan diberikan semua hadiah) ini merupakan bukti antusias anak dalam mengikuti lomba
begitupun masyarakat akan tetapi yang lebih berkesan adalah sebelum adanya lomba ini anak anak tidak berani azan kecuali 1 orang namun setelah lomba anak anak menawarkan diri untuk azan subhannallahnya lagi bahkan mereka berlomba datang kemesjid dengan menawarkan diri supaya dapat azan.
adapun dibawah ini foto foto ketika suasana lomba dan malam takbiran sekaligus pembagian hadiah




















halaman mesjid




 alhamdulillah itulah ceritaku kali ini,semoga bermanfaat.

aku percaya dimana ada usaha disitu ada jalan,dimana ada kesusahan pasti ada kemudahan
Allah SWT sendiri befirman dalam Al Qur'an:
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan”. (QS. 94: 5-6)
Apa rahasia pengulangan kalimat-kalimat di atas? Apa makna yang terkandung hingga Allah perlu mengulangi dan menegaskan pesan-pesan-Nya?
Imam al-Baghawi, Imam al-Ma’iny dan Syeikh Muhyiddin ad-Darwisy menyimpulkan dari struktur gaya bahasa di atas dengan sebuah kaidah kebahasaan, “Isim nakirah jika disebut dua kali maka yang kedua tidaklah sama dengan yang pertama. Namun, jika isim makrifat disebut dua kali maka yang kedua sama dengan yang pertama.”. Dari kaidah ini bisa ditarik sebuah kesimpulan, setiap satu kesulitan terdapat dua kemudahan. Setidaknya akan berupa penyelesaian yang terbaik serta pahala kebaikan yang hanya diketahui Allah jika bersabar dalam menghadapinya. Setelah kesulitan dan beban-beban dakwah yang berat di Makkah, Allah akan memberikan kemudahan dan kemenangan di Madinah.

Rasullullah SAW bersabda:

ٍعَنْ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَلِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ
Dari Umar radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah.” (HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits)


Syarh/penjelasan:

Imam Bukhari menyebutkan hadits ini di awal kitab shahihnya sebagai mukadimah kitabnya, di sana tersirat bahwa setiap amal yang tidak diniatkan karena mengharap Wajah Allah adalah sia-sia, tidak ada hasil sama sekali baik di dunia maupun di akhirat. Al Mundzir menyebutkan dari Ar Rabi’ bin Khutsaim, ia berkata, “Segala sesuatu yang tidak diniatkan mencari keridhaan Allah ‘Azza wa Jalla, maka akan sia-sia”.
Abu Abdillah rahimahullah berkata, “Tidak ada hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang lebih banyak, kaya dan dalamnya faidah daripada hadits ini”.

Dari penulis jangan lah ragu jika kita melakukan sesuatu usaha yang baik terlebih lagi untuk kemaslahatan ummat meski itu berat tapi itu semua tidak lain ada hikmahnya dan ada kemudahan yang akan diperoleh ketika kita selalu husnuzhon berbaik sangka atas kehendak-Nya dan hanyalah keridhoan-Nya yang kita harapkan.
 terima kasih banyak atas perhatiannya kurang lebih mohon dimaafkan.
kritik dan saran yang baik saya tunggu.
salam fastabiqul khairat.. :)
wabillahit taufiq wassa'adah
wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kamis, 14 Juli 2016

kisahku kali ini,husnuzhon,berbaik sangka kepada Allah

assalamu'alaikum


aku ingin berbagi,karena aku percaya dengan berbagi kisah membuat kita hidup selamanya dan aku tahu berbagi kisah itu indah terlebih lagi membawa manfaat kepada sesama.
kisah kali ini terjadi pada bulan Ramadhan kemarin ya tahun ini tahun 2016,saat itu aku ditugaskan di desa purwokerto atau lebih dikenal spontan,luwu utara.Disana aku ditugaskan sebagai imam terawih dan itu juga aku baru pertamakali ditugaskan subhanallah pengalaman tak terlupakan sertan banyak hikmah kupetik didalam.
lanjut kisah...
kabar duka menghampiri kami yang sedang bertugas diberbagai pelosok sebagai muballig dan imam terawih,seolah tak percaya,bagaikan petir disiang bolong guru kami KH.abdul Gani BA. telah berpulang kerahmatullah.
Allah lebih sayang kepadanya,meski kami belum sempat berjumpa kepadanya.
 kami begtu kehilangan sosok beliau yang tawadhu' dan berilmu.
kamu tahu jika salah seorang ulama diangkat dari muka bumi,maka keberkahannya pun dicabut dari daerah tersebut :(.
tak habis pikir gurutta pergi secepat itu,aku menerima telpon dari saudaraku munir,salah satu santri ma'had Aly.satu angkatanku.
aku tak percaya meski sudah dapat berita dari saudaraku lewat chat,aku bertanya dapat dari mana berita tersebut'' aku lihat bbm nya gurutta hasbi"aku tertunduk,semua memori bersama beliau muncul satu persatu,bagaikan menyayat hati yang pilu.
aku menangis bersama saudaraku,kami hanya bisa mendoakan Gurutta ditempatkan yang terbaik disana dan segala apa yang diajarkan kepada kami bermanfaat serta  menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,semoga kami bisa menjadi penerus beliau yang baik.AAMiin..
al-fatihah untuk Andregurutta .. :(

lalu kisah yang sebenarnya baru di mulai...

siang itu,aku berinisiatif untuk kembali kesengkang meski jarak yang begitu jauh antara luwu utara dan sengkang,tapi aku tak peduli ,sebagai murid beliau,aku ingin menghadiri pemakamannya sebagai penghormatanku atas apa yang beliau ajarkan padaku.selagi aku bisa dan memiliki waktu yang sudah mepet akhirnya setelah ba'da ashar aku menemui panitia mesjid untuk izin ke sengkang serta menjelaskan apa yang terjadi lalu aku juga minta izin untuk shalat gaib,akhirnya di idzinkan pula.terakhir aku harus menemui tuan rumahku serta jama'ahku yang mengurusku meski perbincangan cukup lama untuk meyakinkan,lalu akhirnya semua beres alhamdulillah berangkat nya setelah shalat terawih,meski itu waktu mepet karena sewaktu waktu bis saja sudah lewat semua,aku tak peduli,karena besoknya jasad gurutta akan dikirimkan dari sumatera ke makassar lalu dibawa kerumah duka,sengkang,Aku hanya berbaik sangka semoga dipermudah perjalananku oleh Allah nanti malam.
setelah shalat isya ,aku berdiri serta menyampaikan kepada jama'ah untuk kesediaanya untuk bersama sama shalat gaib untuk guruku,lalu kami mendoakannya.setelah saya itu duduk lalu dihampiri jama'ah untuk perginya sekarang saja,karena takutnya nanti kehabisan bis,beliau memakluminya,sebagai murid harus memberikan perghormatan yang terakhirkalinya selagi ia bisa.mendengarkan kata katanya,aku terharu.
akhirnya aku bergegas cepat kembali kerumah mengemas barang secukupnya ,lalu saya diantar naik mobil serta beberapa jama'ah ikut mengantarkan hingga jalan raya,karena posisi tempatku sekitar 7 kiloaan dari jalan raya.
menunggu beberapa saat muncul bis,sebelum aku naik,jama'ah memberiku uang 500 ribu,sebagai ongkos jalan ,alhamdulillah saat itu benar benar pas ketika lagi kena kanker saudara(kanker = kantong kering) hehehe.rezeki tak diduga duga.
ongkos jalan sudah kubayar duluan 100 ribu,jama'ah juga mengatakan ustadku ini turun dianabanua,soalnya mau kesengkang.akhirnya aku tenang tenang saja,bis yang kunaiki itu bis full ac lengkap dengan bantal serta selimut,wah baru kali naik bis yang begitu adem anyem muantep saudara tapi lama kelamaan aku semakin kedinginan,akhirnya aku berbaring saja,karena kursi disamping kosong lalu menyelimuti badanku yang semakin kedinginan.
akhirnya aku pun ketiduran...
ilustrasi tapi mirip yang saya duduki selama perjalanan

tiba tiba aku terbangun di pare pare,aku berpikir mungkin sudah lewat anabanua,tapi saya berpikir jernih mungkin bisnya mau keliling keliling saja,mataku tetap terjaga lalu aku shalat tahajud serta berdoa dalam keadaan haru mengingat Gurutta Gani,semua memori muncul kembali kenangan kenangan bersama dalam proses belajar mengajar dikelas aku menangis ,teringat pula nama yang diberikan untukku Abd.Waris,kuingat perkataan beliau kepadakuvketika memberikan nama tersebut,kira kira seperti ini ,"nak namamu sama seperti imam besar mesjid Raya sengkang seorang hafizhul Qur'an".Aku hanya mengaminkan apa yang beliau ucapkan semoga benar benar terwujud.Aamiin.
tiba tiba bis berhenti didaerah yang saya kenal,cuman saya acuh tak acuh lalu aku pergi kerumah makan memesan soto makassar,setelah selesai aku pergi kekamar kecil lalu kembali kebis.
nyam nyam coto Makassara

saat itu aku duduk santai menunggu bis jalan lagi,tiba tiba tidak sengaja mendengar pembicaraan penumpang dengan kernet bis "kapan sampai kebandara?"otakku cepat merespon ,kuingat ingat bandara bandara bandara,wah ini mau kemakassar...
saat itu aku terus bepikir bagaimana kalau sampai makassar,kapan aku bisa sampai kesengkang sedangkan perjalanan makassar sengkang 5 jam,padahal waktu itu sudah jam 4 lewat.cepat cepat aku bertanya ke kernet." ini mau kemana? ke makassar. lalu aku tanya balik "kalau anabanua sudah lewat ? sudah dari tadi. lalu kubilang lagi saya mau stop di anabanua tapi ketiduran tadi ,aku juga tidak tahu,jadi harus bagaimana bagusnya?"turun disini aja cari mobil lagi supaya tidak terlalu'' jawabnya.
akhirnya aku turun dengan perasaan bingung mau naik apa kembali kesengkang karena sudah sangat jauh,aku berjalanan menuju kesebuah warung sekali kali melihat hp yang low bate

pas benar dah musibahnya kalau begini sampai diwarung aku bertanya kepada pemiliknya jam berapa ada mobil travel sambil kuceritakan masalah yang menimpaku''ya sekitar jam 8 atau 9 "jawab sang pemilik,dalam hati bisa bisa telat ane kesengkang.
saya terus berpikir jernih bahwa setiap musibah dibaliknya ada hikmah yang terkandung dan yang perlu aku lakukan sekarang adalah perbaiki niat semoga dimudahkan lalu usaha bagaimana bisa sampai kesengkang tepat waktu kalau udah usaha ya tinggal tawakkal aja serahkan semua kepada Allah serta doa dipermantap.
lalu kuputuskan untuk pergi ke warung makan di kesebrang jalan dan aku menemui pemilik warung yang sedang santai akhirnya kuceritakan masalahku akhirnya ia bilang tunggu aja dek mobil di jalan raya sambil lambaikan tangan siapa tahu ada yang mau kesengkang,akupun mencobanya serta dibantu pemilik warung tapi semuanya sia sia mobil melaju kencang mengabaikan setiap usaha kami, lalu sang pemilik pergi mengambil motor,ia berkata padaku''tunggu sebentar nak'' ''iye pung''jawabku. pas ia pergi aku pun mencoba usahaku lagi sambil melambaikan tangan berharap ada mobil menghampiriku tapi usahaku sia sia lagi.
ilustrasi:lambaikan tangan berharap ada yang berhenti
pemilik warung kembali lagi dan megajakku pergi,kukira ia akan mengantar sampai sidrap ternyata dibawa kerumah makan,sampai disana aku diajak masuk bertemu supir travel,dan menunggu hingga akhirnya mobil berjalan.
selama perjalanan aku hanya berpikir apakah aku bisa sampai tepat waktu ke sengkang dan selama itu juga hanya menatap kosong arah jalan uang kutempuh sudah didaerah mana ini,aku bertanya tanya dalam hatiku tiba tiba dari sebelah kananku menyapa''mau kemana de''kesengkang pung''jawabku
dari sini lah ku tahu ternyata beliau adalah alumni As'adiyah ,kakak kelasnya gurutta Waris ( imam besarnya mesjid Raya) beliau bernama Ahmatul Asri,ia pergi kesidrap untuk tugas dinas.
salah satu pembicaraan yang berkesan mengenai alm.AG.Abd.Gani BA adalah selama mengajar gurutta itu tidak pernah marah dan ia tidak pernah melihat wajah perempuan/tidak pernah mengajar perempuan.subhanallah (kalau tidak salah ingat) dan ia pula menitipkan salam untuk Gurutta Arafah.
akhirnya sampai di sidrap tepatnya di SPBU setelah turun dari mobil supir mengatakan kepadaku untuk mencari tukang ojek untuk diantar ke terminal.nah disini deh subhanallahnya ketika aku menanyakan berapa ongkosnya ,katanya tidak usah bayar,disini aku kaget juga bercampur senang tidak bayar padahal pas turun juga dari mobil sekaligus pamit dari alumni As'adiyah beliau tidak bilang apa apa saat itu aku bersyukur banget deh. Naik mobil Gratis yang pertama.siapa sangka saudara.. lanjut kisah..masih panjang loo..
tetap semangat menyimak ya saudara..
aku berjalan menyusuri SPBU melihat lihat apakah udah muncul para tukang ojek yang disampaikan pak sopir tadi,semua pencarianku sia sia,instingku berjalan untuk menghampiri petugas SPBU nah disinilah awal kisah kedua ,kisah pertama yang naik mobil itu loo,, disini aku bertanya kepada sang petugas ''kapan ada tukang ojek datang''yaa jam 6 lah''ungkapnya.saat itu juga aku melihat jam hpku menunjukkan jam 5.30 lewat sedikit.
ilustrasi tapi ya seperti ini ceritanya


nah dari sini pula ternyata sang petugas orang sengkang,ia masih muda kira kira umur 25 tahun keataslah.disini pula aku juga menceritakan masalahku kenapa bisa sampai di sidrap tanpa disadari aku sedang berbicara''enak sekali ya kalau kerja itu halal meski pekerjaan sederhana daripada gaji besar tapi hidup tak tenang seperti koruptor yang hanya bisa menghabisi uang rakyat.apalagi kalau udah pekerjaan halal dan ibadahnya mantap wah pasti keren top markotoplah(ilustrasinya seperti itu 11 12 lah ) nah ini akhirnya sang petugas mengatakan padaku tunggu disini aja siapa tahu ada mobil kesengkang bisa ikut akhirnya setiap mobil mengisi bensin selalu aku tanya'' mau kemana pak''kataku hingga beberapa mobil sampai di mobil cream kayaknya ''mau ke palopo'' terima kasih pak saya kira pergi kesengkang''akhirnya aku mundur dengan pasrah menunggu mobil selanjutnya.Saat itu aku berpikir cepat untuk ikut sampai anabanua lalu aku minta tolong sama petugasnya bilangi pak sopirnya bisa ikut ke anabanua ''pak boleh ikutkan anak ini ke anabanua''iya boleh''jawabnya.Disitu aku senang banget seetelah penantian panjang akhirnya bisa pergi juga.
selama perjalanan si pak sopir cerita ternyata ia pergi ke palopo untuk menjemput anaknya yang ingin sekolah di makassar setelah lulus SD dan ia juga sangat senang pula karena anaknya bisa ikut dengannya karena hubungan dengan ibunya sudah tidak sebagai suami istri lagi karena disebabkan suatu hal.Selama perjalanan juga kami berbagi kisah kenapa aku kembali kesengkang dan ia banyak bertanya juga tentang masalah agama akupun menjawab sesuai dengan keilmuanku kalau tahu dijawab apalagi  jika tidak kutahu maka ku jawab tidak tahu seperti masalah rumah tangga,puasa,adab berdoa sampai anjing ditabrak dan lain lain pokoknya hingga selama perjalanan kami semakin akrab ia juga berkata mungkin Allah yang mempertemukan kita seperti ini sebenarnya tadi pas ba'da (setelah) shalat shubuh di pare pare sekalian isi bensin disana entah kenapa bisa kelewatan akhirnya sekalian aja isi bensin di sidrap.
Subhanallah ya Saudara alur cerita kehidupan yang Allah buat semata mata semua ada hikmah nya jadi tidak boleh berburuk sangka dengan setiap kejadian adapun aku menambahkan selama perjalanan alangkahnya baiknya jika anak sejak dini diberikan pemahaman agama yang baik sehingga setelah dewasa lebih muda diarahkan dibandingkan mereka yang tidak ada pemahaman agama sejak dini maka akan lebih susah diarahkan contohnya ketika disuruh sholat ia akan berkata nanti nanti dan nanti akhirnya tidak shalat adapun jika anak dimasukkan dipesantren akan lebih baik lagi jadi orang tua  tidak perlu cemas dengan keadaan anaknya karena dipondok anak dididik shalat lima waktu,serta belajar hidup mandiri tapi tetap harus ada pengontrolan dari orang tua supaya tetap mengetahui perkembangan si anak.Tak lama kemudian anabanua mulai kelihatan dan mobil menepi dipinggir sebelum pamit aku bertanya berapa pung''tidak usah,ini bukan mobil penumpang ''jawabnya.aku hanya bisa berkata terima kasih banyak pung.
bagaimana saudara percaya tidak percaya ini terjadi pada diri ku dan ini yang keduakalinya GRATIS.
nah ini ending best of moment's
 akhirnya kaki ku menginjak anabanua sambil menunggu mobil untuk kesengkang tapi lama menunggu tak kunjung datang kucoba untuk berjalan menuju mesjid tak kusangka tempat pemberhetianku dari mobil muncul bemor atau becak motor akan tetapi ia stop menghampiri seorang ibu yang sedang menunggu setelah aku berjalan agak jauh dari tempatku semula lalu sang ibu naik dalam hati ku kenapa aku jalan sejauh ini seandainya tidak jalan pasti aku yang naik bemor itu tapi ya udahlah bukan rezeki tiba tiba bemor itu mendekatiku dan penumpang ibu itu menyapaku'' mau kemana nak'' kesengkang pung ''jawabku. Sang ibu lantas mengajakku''ikut sama ibu aja ,ibu cuman sampai kepasar lajokka.''akhirnya akupun ikut sama sang ibu naik bemor.
selama perjalanan kami berbicara dimulai dengan masalahku hingga kembali sengkang lalu pembicaraanku berlanjut sampai kekotaku samarinda ternyata sang ibu mempunyai banyak keluarga juga disana.pak bemor berhenti tanda nya pasar lajokka telah sampai, ibu itu keluar dari bemor serta mengeluarkan uang 50 ribu dan berkata padaku ''nak tidak usah bayar,ibu yang bayar''terima kasih banyak pung.sekali lagi terimakasih sambil menyalimi sang ibu itu.
aku juga bingung apakah ibu peduli atas apa yang ku alami atau ia kasihan terhadapku yang nyasar sampai maros.ya udahlah jangan dipikirkan yang penting ALHAMDULILLAH gratis lagi saudara sampai di asrama di jalan andi pallawarukka no.13 sengkang pada jam tujuh kurang.subhannallah.
dan subhanallah lagi saudara saudaraku berdatangan dari setiap penjuru dari wajo,soppeng,bone dan sekitarnya menghadiri pemakaman AG.KH.Abd.Gani BA. kami juga sempat mencium kening gurutta dan mendoakan beliau.semoga apa yang beliau ajarkan kepada kami menjadi bermanfaat dan apa yang gurutta ajarkan menjadi amal jariah dan semoga kami dapat menjadi penerus beliau yang baik.AAmiin ya Rabbal'alamin. :( :(
selamat tinggal gurutta yang tawaddhu dan rendah hati lagi berilmu.
Kami begitu kehilangan dan sangat kehilangan sosok seperti dirimu.





saya kutip dari status Gurutta Abdul Waris "Ag. Abba wafat jum'at 04-09-2015 dan Ag. Abd. Gani wafat 18-06-2016, hanya dalam 10 bulan kedua AG ini telah meninggalkan kita semua, As'adiyah amat kehilangan kedua sosok ini dalam banyak hal, begitu banyak ilmu yang mereka bawa menghadap Allah, kami belum sanggup mengambil semua ilmunya, namun mereka telah tiada, kini kami jadi yatim ilmu, segudang ilmu yang hanya ada pada kedua sosok AG ini. Ya Allah berikanlah pengganti untuk kami yang bisa membimbing dan mendidik kami...""




 Adapun kepergian Gurutta meninggalkan kita semua meski ini semua sulit kita terima inilah takdir Ilahi dan tak lain ada hikmah dibalik itu semua serta perjalanan kembali kesengkang semuanya sudah diatur dengan baik oleah Allah selama kita husnuzhon kepada-Nya seandainya jika tidak husnuzhon malah sebalik nya mungkin ceritanya pasti akan berbeda Wallohu'alam bisshowab.
Berhusnuzhon kepada Allah sangatlah penting dalam segala hal dan akan berpengaruh dalam kehidupan yang kita jalani baik hal suka maupun duka.Jika dapat berpikir jernih dan bijaksana menyikapi suatu hal,insyaAllah akan dipermudah urusan kita Adapun kita tidak boleh su'uzhon kepada makhluk-Nya terlebih lagi kepada Allah SWT atas ujian atau musibah yang diberikan karena ada hikmah di setiap kejadian agar kita bertambah iman dan syukur kita kepada-Nya.

Gurutta Sulaiman abdullah SAg, berkata kepadaku''ketika ada masalah maka kembalikanlah kepada ,Allah dengan memperbanyak zikrullah sehingga Allah akan mempermudah jalan kita"


Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,  
يَقُعَالَى : أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي وَأَنَا مَعَهُ إِذَا ذَكَرَنِي فَإِنْ ذَكَرَنِي فِي نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ في نَفْسِي وَإِنْ ذَكَرَنِي فِي مَلأٍ ذَكَرْتُهُ فِي مَلأٍ خَيْرٍ مِنْهُمْ وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ بِشِبْرٍ تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَىَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ بَاعًا وَإِنْ أَتَانِي يَمْشِي أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً  رواه البخاري، رقم  7405 ومسلم ، رقم 2675 )
“Allah Ta’ala berfirman, 'Aku tergantung persangkaan hamba kepadaKu. Aku bersamanya kalau dia mengingat-Ku. Kalau dia mengingatku pada dirinya, maka Aku mengingatnya pada diriKu. Kalau dia mengingatKu di keramaian, maka Aku akan mengingatnya di keramaian yang lebih baik dari mereka. Kalau dia mendekat sejengkal, maka Aku akan mendekat kepadanya sehasta. Kalau dia mendekat kepada diri-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Kalau dia mendatangi-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendatanginya dengan berlari." (HR bukhari, no. 7405 dan Muslim, no. 2675)


alhamdulillah akhirnya selesai juga ceritanya
semoga bermafaat
ingat yang penting Husnuzhon aja saudara
jangan deh pikir macam macam
pokoke husnuzhon
insyaAllah BERKAH :) good luck 


wabillahit taufiq wassa'adah 
wassalamu'alaikum warahmatullohi wabarakatuh