Sahabatku
Ardiman,semangatnya dalam menuntut Ilmu
Malam
malam yang dirindukan para jiwa jiwa
yang haus akan kenikmatan yang dihidangkan Ilahi dan hanya orang yang terpilih
yang dapat menyantapnya,sungguh kenikmatan yang luar biasa yang dapat
menyatapnya terlebih pada sepertiga malam akan tetapi kebanyakan dari mereka
memilih ranjang empuk bertemankan bantal guling yang aduhai yang telah
dimodifikasi oleh syetan laknatullah membuat malam malam terasa nyaman
dipembaringan,tapi bagi penuntut ilmu malam malam itu merupakan hidangan yang
sangat lezat yang penuh gizi yang tak terelakkan begitu juga dengan diriku,
saat itu aku
terbangun dari tidurku
menunjukkan jam 3
shubuh meski dengan perasaan malas tapi ku kuatkan tekadku untuk
bangun, lalu
aku beranjak dari tempat tidurku pergi ke wc,saat itu aku melewati kamar 1
tanpa sengaja melihat temanku sedang shalat tahajjud dalam keadaan khusyuk
penuh penghayatan
sebut saja namanya Ardiman,setelah kembali dari wc aku kembali melewati
kamarnya tanpa sengaja aku melihatnya makan,aku menegurnya”Diman makan apa ?ardiman’’lagi makan nasilah’’maksudku
maklaan untuk apa?’’
’’puasa senin ustad’’katanya.
‘’Lanjutin mi ustad
makannya’’kataku.
Aku kembali ke kamar menela’ah
pelajaran atau meroja’ah hafalan yang sudah kuhafal sebelumnya,akan tetapi
ingatanku kembali kepada sesosok sahabatku tadi.Dalam pandangan ku mengenainya
sosok yang rajin dan pekerja keras ditambah dengan ke istiqomahannya dalam
berpuasa sunnah Nabi dawud dan puasa sunnah lainnya meski ia alumni dari SMA swasta
tapi patut di ancungi jempol,perjalanannya
hingga bisa masuk ma’had ‘Aly merupakan suatu hidayah yang tak tertuga baginya
padahal Ia bercita cita menjadi polisi tapi harapannya itu harus pupus karena
test ujian begitu sulit hingga 3 x gagal..
Akhirnya ia memutuskan untuk
lanjut ke STAI sengkang atas ajakan keluarganya yang lebih dahulu pernah kuliah
disana.setahun kemudian dia memberanikan untuk masuk ma’had Aly yang
dikenal banyak
melahirkan generasi ulama ulama masa depan.
……
Selama dima’had Aly persahabatan kami begitu erat, kami saling membantu dalam
berbagai hal termasuk masalah perasaan biasa kalau pembahasannya perasaan pasti
ujung ujungnya wanita juga hehehe,tapi kita juga
sering membahas masalah agama terkait perbedaan dalam melakukan praktek ibadah contoh nya saja masalah
shalat tentang qunutnya ada
yang pakai ada juga yang tidak dan pada intinya kita tidak perlu mengurusi
masalah perbedaan ini cukup kita menyakini salah satunya dan yang perlu kita
ketahui jika kita mengikuti mazhab Imam Syafi’I harus memakai doa qunut jika
lupa membacanya diharapkan untuk sujud sahwi,yang doa nya “Subhnalah Laa
yanaamu wa Laa Yansaa artinya Maha Suci Allah yang tidak tidur dan tidak lupa.Setelah belajar dima’had
waktuku banyak dihabiskan dimushalla untuk menghafal Al-Qur’an karena salah satu
program ma’had adalah hafidzhul Qur’an yang setiap semesternya harus mencapai target 1 juz jadi
ketika selesai di ma’had kami telah menghafal 8 juz al-Qur’an itu merupakan
target yang telah ditetapkan dan diharapkan kepada kami dapat menyelesaikannya
ketika selesai di ma’had.Jadi
kegiatan kami di ma’had dipenuhi kegiatan yang
padat bukan berarti tidak ada waktu istirahatnya.
Kami juga biasa bercerita
sangat seru apalagi kalau membahas masa depan” nanti kamu nikah sama siapa
ya ris..?”tanyanya.
Belum tahu,focus
belajar dulu,masalah nikah belakangan sukses dulu baru nikah
man”jawabku.
Hehehe iya
ris’’.
…
Perjalananku
dari asrama menuju masjid Raya sengkang
cukup memeras keringat apalagi jalan yang menanjak lalu menurun terlebih kalau
sudah siang hari ketika shalat zhuhur tiba panas mulai memuncak bagaikan air
panas yang mulai mendidih didalam teko yang siap berbunyi tapi hari itu benar
benar panas dari hari biasa nya aku berangkat menuju masjid untuk shalat zhuhur
sekaligus tinggal untuk mengaji,sampai disana aku melihat ardiman sedang mengaji
disudut mesjid dengan khusyuknya dan suara yang merdu pula menambahkan
kemuliaan Al-Qur’an,ia sedang menghafal meski baru memulainya selama di ma’had
tapi saat bersemangat dalam menggeluti bidang tahfidz,ia mempunyai cita-cita
untuk mengkhatamkan al-Qur’an.
Subhanallah
sungguh mulia cita-citanya,aku banyak belajar darinya akan kesungguhannya dalam
menuntut ilmu.terkadang aku berpikir kapan aku bisa sepertinya.
Banyaknya
godaan membuatku lalai dan malas dalam menuntut ilmu,godaan itu tak ayal dari
syaithan dan sekutunya.mereka melancarkan jurus-jurus jitu dalam meruntuhkan
mujahadahku dalam menuntut ilmu.
Salah
satu cara meruntuhkan semangatku dengan cara mengajakku bermain game online COC
(Clans Of Clans) yang sedang digandrungi anak muda sekarang sehingga aku jadi
malas dalam belajar waktuku banyak terbuang sia sia olehnya.Dalam hatiku aku
ingin meninggalkannya tapi disisi lain aku sangat susah untuk meninggalkannya.
Jika
dibandingkan dengan ardiman,aku tidak
ada apa apanya.Orangnya begitu rajin dan ia juga tidak mudah terpengaruh oleh
hal negative yang digandrungi anak zaman sekarang.
Subhanallah
sangat luar biasa,aku iri terhadapnya dan aku juga bangga punya sahabat
sepertinya.
….
Kami
di ma’had mempunyai agenda khusus ba’da magrib dan ba’da shubuh yaitu khalaqah
ilmu menurut orang bugis mengaji tudang namanya,dimana Ustad berada di depan
para mahasantri yang membentuk setengah lingkaran.Ustad akan menerangkan sebuah
kitab kuning karangan ulama masyhur seperti kitab Muhazzab,fathul
mu’in,tanwirul qulub,shohih bukhori,tafsir jalalain,tafsir al-munir,mauizatul
mu’minin, dan irsyadul ibad.
Gurutta
menerangkan dan para maha santri
memperhatikan dengan seksama apa yang disampaikan oleh gurutta.Sebagian besar
alumni mahasantri mengakui bahkan Gurutta sendiri mengatakan didalam mengaji
tudang ini terdapat banyak barakka (berkah),apalagi jika mahasantri sedang
bertugas selama bulan ramadhan penuh menjadi imam terawih atau muballig,barakka
ini akan muncul apalagi terkhusus kepada muballig ketika berceramah seakan akan
mulut mereka berbicara tanpa henti dalam menyiarkan agama karena penjelasan
Gurutta selama khalaqah mereka ingat dengan jelas.subhanallah.yang pernah
menjadi muballig pasti merasakan ini.
Ardiman
adalah sosok yang rajin dan ulet dalam menuntut ilmu dan ia percaya akan
barakka itu makanya ia selalu memperhatikan dengan seksama apa yang telah
disampaikan ustad bahkan merekamnya lewat hp.
Sungguh
ardiman sosok sahabat yang penuh dengan inspirasi.
…
Ardiman
juga mempunyai sifat peduli kepada sesama apalagi jika ada teman yang
membutuhkan pertolongannya pasti ia akan membantu sebisa karena menurutnya
sifat peduli ini wajib ditumbuhkan dalam diri penuntut ilmu karena berkah itu
tahu datangnya dari mana bisa saja dari apa yang kita lakukan.
Adapun
sikap motivator dalam dirinya menyemangati teman teman yang membutuhkan
pencerahan ia datang dengan seribu cita penyemangatnya,salah satu cerita nya
yang begitu menginspirasi ku kisah sang penuntut ilmu belajar dari batu
berlubang sehingga menjadi Ulama besar pada zamannya.Dalam menimba ilmu ia
termasuk santri yang rajin akan tetapi ia selalu tertinggal dari teman-temannya
akhirnya ia pasrah dan meminta pamit kepada gurunya untuk pulang,akan tetapi
dalam perjalanan pulangnya hujan turun ia berlari dalam sebuah gua,dalam gua
itu ia melihat batu yang berlubang dan mecari tahu apa yang menyebabkan batu
itu berlubang akhirnya ia menemukan jawabannya ternyata air yang menetes
sedikit demi sedikit dia atas batu itulah yang membuat batu berlubang seketika
itu ia sadar dan pulang kembali ke tempat gurunya dan belajar sungguh-sungguh
akhirnya ia merasakan dari kesungguhannya,dia adalah Ulama Besar Ibnu Hajar
al-astqalani, jadi kesimpulannya dalam menuntut ilmu kita tidak boleh mudah
menyerah karena pada dasarnya semua ada hasilnya dan berfaedah.
Luar
biasa ceritanya seketika itu semangat baruku keluar dari tubuhku mengajakku untuk
tidak menyerah dan pasrah begitu saja.
….
Hari
Jum’at hari merupakan hari libur bagi santri-santri
As’adiyah setiap minggunya berbeda
dengan sekolah pada umumnya yang hari liburnya hari minggu pada setiap
minggunya.Pagi itu aku dan ardiman memutuskan untuk jalan-jalan pagi di
lapangan merdeka yang berada didepan masjid Raya Sengkang.Ketika keheningan
dalam jalan jalan kami,akupun memutar otak mencari bahan obrolan yang asyik
tiba-tiba ia bertanya lebih dahulu padaku.
Ris
apa motivasi mu dalam belajar’’tanyanya
Aku
ingin jadi orang pintar kalau jadi orang pintar kita akan disegani orang,beda
dengan orang bodoh tidak ada orang yang segan padanya bahkan ia akan dipandang
sebelah mata’’jawabku begtu padanya,aku bertanya balik
Apa
motivasi mu dalam belajar ardiman,,
“orang
tuaku”jawabku
Kenapa
bisa’’bertanya kembali
Bagiku
kedua orang tua adalah harta karun yang paling berharga didunia,mereka takkan
tergantikan meski matahari dan bulan berada ditanganku.Kedua orang tuaku
mengharapkanku menjadi orang yang bermanfaat dan mendapatkan kehidupan yang
layak tidak seperti mereka maka tidak sepantasnya amanah yang telah diberikan
kepadaku untuk menuntut ilmu di sengkang aku malah mengkhianati amanah
itu,makanya aku selalu berusaha meski sedikit demi sedikit aku lalui dengan
perjuangan keras terlebih aku dari sekolah umum,aku mengerti dan paham hasil
yang kudapat tidak mungkin mengkhianati proses yang selama ini kujalani.
Ris
yang perlu kita ketahui juga tidak ada orang yang sukses melalui perjalanan
yang mudah pasti mereka telah melalui perjalanan yang panjang,jatuh
bangun,penuh dengan lika liku kehidupan yang tak pernah kita ketahui dan
sekarang kita memilih jalan yang sama menjadi orang sukses dunia dan akhirat
pasti kita menemui jalan yang sama seperti pendahulu kita.
Contohnya
saja Alm.AG.Abu Nawas Bintang sewaktu beliau menuntut ilmu,Beliau rela jalan
kaki dari Cendrana Bone demi mendapatkan
seteguk ilmu dan barakka di Sengkang
padahal waktu itu jalanan masih hutan dan rumah penduduk masih sepi tapi beliau
tetap memberanikan diri hasilnya dari perjuangan Beliau menjadi Ulama besar
yang disegani yang ilmunya sangat
mumpuni segala bidang dari Tasawuf,fiqih,tafsir dan lain-lain diakui kawan dan
lawan sampai beliau wafat banyak yang menangisi kepergiannya seolah olah mereka
yang ditinggalkan termasuk diriku tak ingin ditinggalkan karena kepergian
seorang Ulama adalah suatu bencana bagi
umat.
Itumi
ris..
Wah
luar biasa sekali motivasi pantas sangat semangat sekali ki dalam belajar tidak
sebanding dengan diriku malas sekali
Ah
bukan ji itu masalahnya ris selama masih mau berusaha kita pasti mendapatkan
apa yang kita inginkan yang penting maksimalkan usaha untuk menggapai impian
itu ji.
Iya
sih ardiman tapi usahaku masih belum sebanding dengan dirimu
Ah
sama saja Usaha orang kan berbeda beda dalam menjalaninya,yang penting sudah
niat terus tinggal kitanya aja lagi mau dijalani gak niatnya.
Wah
aku semakin terkagum kagum dengan pribadinya, benar benar membuatku menjadi
haris yang lebih baru lagi setelah mendapatkan siraman qalbu yang luar biasa
pada pagi ini tidak hanya fisik yang semakin sehat tapi rohaniku juga.
Sungguh
beruntung punya sahabat sepertinya.
Aku
dan ardiman kembali ke asrama setelah keliling lapangan diselingi cerita yang
luar biasa ketika matahari melalui tinggi.Sungguh karuania-MU luar biasa
menganugrahkan kepadaku seorang sahabat sepertinya.
Dalam
hatiku aku berdoa semoga aku bisa sepertinya bisa memaksimalkan belajar ku
lebih baik lagi sebelumnya sehingga aku pun tidak mencewakan kedua orang tuaku
yang telah mempercayakan aku disengkang untuk menuntut ilmu,terima kasih
ardiman telah merubah jalan pemikiranku untuk lebih baik lagi.
bisnisonlinetrusted.com - See more at: http://komisigratis.com/advertiser.php#sthash.hIBvu6BK.dpuf